Mengenal Tajen, Sabung Ayam Orang Bali

Penggemar sabung atau adu ayam pastinya mengenal permainan sabung pisau yang menggunakan taji besi buatan pada ayam aduan tersebut. Jenis permainan ini tersebar di wilayah nusantara seperti di Bali yang dikenal dengan nama Tajen. Selain itu permainan ini juga sangat populer di wilayah Sulawesi, Jawa dan Sumatera. Yang jelas permainan ini bukanlah permainan yang baru hadir di indonesia. Karena permainan ini bahkan pernah menjadi catatan sejarah kerajaan Demak yang akhirnya mempertemukan sang Raja dengan anaknya yang bernama Cindelaras.

Apakah sebenarnya Tajen Bali tersebut? Masyarkat Bali memang terkenal dengan permainan menyabung ayam atau yang lebih populer dengan nama Tajen ini. Tajen merupakan sebuah simbol persembahan untuk sang Dewa yang diadakan pada saat upacara Tabuh Rah. Selain untuk upacara keagamaan, Tajen ini juga dijadikan sebgai kegiatan hiburan masyarakat Bali. Pada dasarnya permainan Tajen ini berbeda dengan permainan sabung ayam yang saat ini kian marak di Indonesia. Karena Tajen ini pada awalnya hanya diadakan saat upacara keagamaan seperti Tabuh Rah tersebut.

Lalu apakah Tabuh Rah tersebut? Tabuh rah adalah upacara keagamaan atau ritual umat agama Budha Bali yang merupakan bagian dari ritula Bhuta Yadnya yakni sebagai simbol permohohan agar bhuta (pengaruh negatif) tidak menggangu dan manusia bisa terhindar dari marabahaya. Tajen pada masa lalu diarahkan untuk memenuhi fungsi yadnya berupa Tabuh Rah, antara lain Tajen Nyuh dan Tajen Taluh. Kedua Tajen jenis ini dilaksanakan setelah tari kincang-kincung, berupa tarian dengan sarana tombak dan keris pada menjelang upacara piodalan selesai. Di Indonesia hanya kepulauan Bali yang mendapatkan izin dari pemerintahan untuk diperbolehkan melakukan sabung ayam karena berhubungan dengan acara adat sekaligus ritual keagamaan di Bali.

Kegiatan Tajen Pada Masa Sekarang

Saat ini penggemar tajen ini semakin banyak mengikuti perkembangan zaman. Namun pada saat kegiatan ini diadakan, sering dijadikan sebagai wahana untuk bertaruh atau berjudi. Meski mengandung unsur perjudian, budaya Tajen ini masih lekat pada masyarakat Bali hingga sekarang. Tajen yang kita kenal diamsyarakat sekarang ini adalah tajen yang bernuansa judi dan menjadi sebuah taruhan dengan menggunakn materi atau uang, sehingga tajen yang sekarang dilakukan masyarakat Bali merupakan perjudian murni bukan yadnya. Namun, tajen memiliki satu-kesatuan sudut pandang dari masyarakat bahwa aktivitas tersebut masih merupakan bagian dari yadnya dan budaya yang ada sejak terdahulu.

Jenis permainan seperti ini sebenarnya juga popule di negara lain seperti Filipina, Vietnam, Kamboja, Thailand dan negara negara lainnya. Seperti di Filipina ini, permainan sabung ayam merupakan salah satu permainan yang memiliki penggemar yang banyak. Bahkan di negara tersebut, permainan ini sudah dilegalkan dan bahkan diadakan secara resmi pada arena arena yang sudah disediakan oleh pemerintah. Ayam Filipina ini juga populer karena kelebihan yang dimilikinya yakni sangat cepat atau agresif serta pantang menyerah dalam pertarungan. Ayam ayam dari Filipina ini bahkan menjadi incaran para penggemar ayam taji pisau sehingga tak heran ayam ini beredar luas di Indonesia.

Nah, demikianlah pembahasan kami mengenai permainan Tajen atau Sabung Ayam Orang Bali ini. Semoga dapat menambah pengetahuan kita dan jika terdapat kekurangan dan kesalahan dalam penulisan, silahkan sisipkan komentar anda dibagian bawah artikel kami ini. Disini kami juga menyediakan informasi permainan taruhan sabung ayam online dengan pilihan produk S128 dan Sv388 yang bisa anda ikuti dengan bergabung bersama BetSabung303.com. Terima kasih.

, , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *